TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 dengan menggelar Ngabuburit dan Buka Puasa Bersama. Acara ini berlangsung di Taman Elektrik pada Sabtu, 28 Februari 2026, dihadiri ribuan warga. Perayaan ini dimaknai sebagai bentuk kebersamaan dan berbagi di bulan Ramadan.
Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono turut hadir dalam acara tersebut. Mereka duduk bersama unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, masyarakat, serta anak-anak yatim, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Pembukaan acara juga dimeriahkan dengan penampilan tarian dari Echosoda Management.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sachrudin mengajak seluruh masyarakat untuk merenungi perjalanan panjang Kota Tangerang.
Ia menekankan bahwa usia 33 tahun kota ini adalah hasil dari rangkaian ikhtiar, kesabaran, dan kerja sama yang terus dijaga dari generasi ke generasi. “Usia 33 tahun adalah perjalanan panjang yang penuh dinamika. Kita pernah menghadapi masa sulit, namun berkat kebersamaan dan kolaborasi, Kota Tangerang terus tumbuh dan melangkah maju. Setiap capaian adalah buah dari gotong royong seluruh masyarakat,” ujar Sachrudin.
Sachrudin juga mengingatkan bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur.
Lebih dari itu, pembangunan juga mencakup kepedulian dan kepekaan sosial, terutama di bulan Ramadan yang penuh nilai keikhlasan. “Menjaga lingkungan, menjaga kebersihan, serta saling peduli adalah bagian dari pembangunan itu sendiri. Pemerintah membutuhkan peran serta masyarakat agar kota ini terus tumbuh dengan nilai kemanusiaan, dan kepedulian," pada Minggu (01/03/26), tutur Wali Kota.
Menjelang waktu berbuka puasa, Ketua MUI Kota Tangerang Baijuri Khotib menyampaikan tausyiah singkat.
Ia mengajak hadirin untuk menumbuhkan empati, khususnya kepada anak-anak yatim, agar kebahagiaan HUT Kota Tangerang dapat dirasakan semua lapisan masyarakat. “Ramadan mengajarkan kita untuk berbagi dan peduli. Di tengah kebahagiaan hari jadi kota, jangan sampai ada saudara kita yang terabaikan,” pesan Baijuri Khotib. Sebagai wujud kepedulian, Wali Kota Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Maryono dan jajaran kepala perangkat daerah menyerahkan santunan secara simbolis.
Santunan ini diberikan kepada anak-anak yatim melalui program Tangerang Bersedekah, yang merupakan bentuk kepedulian dari para pegawai Pemkot. Selain itu, Pemkot Tangerang juga memberikan penghargaan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang.
Apresiasi ini diberikan atas dukungan mereka dalam penegakan hukum keimigrasian. Penghargaan juga diberikan kepada perangkat daerah yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam menjaga integritas.
Wali Kota Sachrudin berharap kebersamaan dalam membangun kota akan terus berkelanjutan. Ia ingin upaya ini senantiasa memberi manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kota Tangerang.
***